<

Tips Terlengkap Liburan Ke Bali (Pertama Kali)

Kalau kamu membaca postingan ini, saya yakin kamu sudah tahu apa itu Pulau Bali? Ada dimana Pulau Dewata ini? dan informasi umum lainnya mengenai Pulau Bali. Jadi saya langsung saja ke topik utama postingan ini, yaitu daerah wisata di Pulau Bali dan daerah mana yang wajib dikunjungi dalam daftar Tips Eksklusif saya.

For the English version, you can read it here: The Best Travel Guide to Bali Ever! – the destination area

Sebelumnya, untuk kamu yang sudah mengikuti blog saya, isi postingan ini hampir sama dengan “My Travel Tips to Bali Island, Indonesia” yang dikemas secara singkat, jelas, dan padat dibandingkan postingan Tips Terlengkap Liburan Ke Bali ini. Tetapi di postingan ini, saya tambahkan info yang lebih lengkap dan update, termasuk Tips Eksklusif dari saya.

Kalau kamu pendatang baru di blog saya dan ingin informasi yang lengkap dan ter-update, silahkan lanjutkan membaca postingan ini. Atau bila kamu ingin versi yang lebih singkat, kamu bisa klik postingan saya yang berjudul “My Travel Tips to Bali Island, Indonesia”. Hanya saja, saya belum buat versi Bahasa Indonesianya.

Anyway, untuk kamu yang ingin mendapatkan tips yang lebih lengkap untuk liburan ke Bali, khususnya yang baru pertama kali liburan ke Bali, maka postingan ini cocok untuk kamu.

 

Bali Map by Indonesia Tourism. Click for larger map.

 

DAERAH WISATA DI BALI

Berikut adalah daerah wisata yang bisa kamu kunjungi di Bali. Saya setidaknya pernah menginap satu malam di daerah-daerah ini (kecuali bila saya sebutkan berbeda).

KUTA

Kuta berjarak sekitar 20 menit berkendara dari Ngurah Rai airport.

Menurut saya, Kuta itu adalah pusat dari segalanya di Bali. Daerah ini memang udah turistik banget alias banyak wisatawan yang datang di sini sehingga budaya asli Bali tersamarkan. Jadi  kita tidak bisa merasakan suasana Bali sebenarnya.

Orang-orang bilang kalau Kuta itu gila banget! Kalau saya bilang Kuta itu keren banget!!  Memang kalau dengar nama daerah yang satu ini, pada umumnya orang langsung berpikir bahwa ini bukan daerah yang bagus untuk tujuan wisata atau tempatnya terlalu ‘heboh’ dan ramai! Tapi untuk saya tempat ini punya segalanya.

Kalau kamu senang daerah yang tenang, ga banyak pengendara motor ‘jadi-jadian’ alias baru belajar dan berlalu lalang di jalanan seenaknya, maka Kuta bagian selatan bisa jadi daerah yang cocok untuk kamu (sepanjang Pantai Segara). Kalau kamu ingin berada di daerah yang dekat dengan pantai yang bagus untuk surfing or berfoto-foto ria pas sunset, maka Kuta bagian utara merupakan daerah yang cocok untuk kamu, yaitu mulai dari Jalan Bakung Sari, Pantai Kuta, hingga Jalan Melasti.

Kalau kamu suka backpackeran dan siap berada di tengah segala aksi di Kuta, maka daerah Poppies Lane 1, Poppies Lane 2, atau Jalan Benesari cocok untuk kamu. Poppies Lane 2 merupakan favorit saya kalau lagi backpackeran ke Bali. Di sini, banyak guesthouse atau penginapan dengan harga terjangkau (mulai dari Rp100.000). Lokasinya dekat dengan tempat-tempat makan murah, tempat hangout di malam hari. Dari sini juga saya bisa jalan ke pantai favorit saya, yaitu Pantai Legian.

Sayangnya, kalau tinggal di Kuta, kita harus siap menerima perlakuan orang-orang yang lebih menghargai turis asing dan melayani mereka jauh lebih baik dibandingkan ke turis lokal.

>  klik di sini untuk peta Kuta

LEGIAN

Legian berjarak sekitar 25 menit berkendara dari Ngurah Rai airport. Daerah ini lebih tenang dari Kuta walaupun lokasinya berdekatan. Kadang agak susah juga membedakan, mana yang Kuta dan mana yang Legian. Kalau saya, daerah sekitar Jalan Padma, Jalan Werkudara, Jalan Arjuna/Double Six saya anggap sebagai daerah Legian (CMIIW).

Legian bisa dibilang berada di antara crazy Kuta dan daerah elit Seminyak. IMO, kalau saya ada budget lebih, saya pilih untuk tinggal di daerah Legian pas ke Bali. Daerahnya lebih tenang, dekat dengan pantai favorit saya (Legian beach) dan banyak restoran yang enak di sini walau harganya agak mahal. Tapi yang penting, saya suka berada di daerah di mana karyawan hotel/restoran memperlakukan dan menghargai turis lokal seperti layaknya turis asing.

> klik di sini untuk peta Legian



SEMINYAK

Seminyak berjarak sekitar 30-35 menit berkendara dari Ngurah Rai airport. Daerah ini bisa dibilang daerah eksklusif  (seperti Kemang di Jakarta) karena banyak butik-butik bagus dan restoran mahal. Buat saya suasananya agak sepi, jadi cocok untuk keluarga atau pasangan.

Semuanya kelihatan mahal di daerah ini tapi masakan restoran di daerah ini lumayan dan sesuai dengan harganya. Porsinya juga besar. Kalau kamu tinggal di sini, kamu perlu sewa motor supaya mudah kemana-mana.

> klik di sini untuk peta Seminyak 

SANUR

Sanur berjarak sekitar 40 menit berkendara dari airport (lewat jalan tol). Beberapa kali saya menginap di daerah ini. Yang pertama waktu saya ambil sertifikasi diving. Waktu itu tinggal di Jalan Danau Tamblingan, dekat pasar malam. Di Jalan Danau Tamblingan ini juga ada supermarket besar, namanya Hardy’s. Supermarket ini, selain menjual kebutuhan sehari-hari, kamu juga bisa beli oleh-oleh di sini. Waktu itu saya naik angkot ke Hardy’s dan bayar Rp10.000.

Kalau kamu tinggal di daerah ini, kamu pasti akan menemukan banyak penyelam asing yang tinggal di daerah ini. Memang di sini banyak banget Dive Center. Selain itu, banyak turis asing yang sudah berumur dan expats yang tinggal di sini.

Di Sanur, ada pantai yang penuh dengan café di pantai, yaitu di Sindhu beach. Pantai ini enak untuk bersantai atau hangout dengan teman-teman.

Secara keseluruhan, imo tempat ini sangat sepi dan ga banyak hiburan malamnya. Cocok untuk tinggal dengan keluarga.

> klik di sini untuk peta Sanur 

LOVINA

Lovina berjarak sekitar 4 jam berkendara dari airport. Daerah ini cocok banget bagi kamu yang mau snorkeling atau diving di Pulau Menjangan. Dari Lovina ke Menjangan ga sampai 1 jam soalnya.

Waktu itu saya tinggal di Jalan Mawar, sekitar 5 menit jalan kaki ke Pantai Lovina. Di pantai ini, kamu akan temui banyak café pinggir pantai. Kalau pantainya sendiri, menurut saya tidak terlalu menarik . Pasirnya warna hitam. Saya perhatikan turis yang tinggal di daerah ini kebanyakan sudah berumur atau penyelam.

> klik di sini untuk peta Lovina

CANDIDASA

Candidasa berjarak sekitar 2-2.5 jam berkendara dari airport. Saya seharusnya ke sini dengan teman saya untuk coba Try Scuba di Tulamben. Tapi dia cancel last minute so saya di sini sendirian selama 3 hari. Hotelnya waktu itu not bad, hanya saja lagi low season jadi kerasa banget betapa sepinya Candidasa. Menurut saya daerah ini cocok untuk yang pengen menyendiri atau para pasangan yang berbulan madu. Karena sebagian besar tamu di hotel saya waktu itu adalah honeymooners. Bener-bener berasa seperti nyamuk deh kalau ingat pengalaman di Candidasa.

Anyway, Candidasa ini merupakan tempat yang cocok untuk menginap bagi kamu yang mau diving atau snorkeling di Tulamben atau Amed. Karena tidak terlalu jauh dari airport atau tempat lain yang lebih ‘hidup’ seperti Sanur.

Kalau kamu backpackeran, kamu bisa naik Perama shuttle bus ke sini.

> klik di sini untuk peta Candidasa

PADANG BAI 

Padang Bai berjarak sekitar 2-2.5 jam berkendara dari airport. Entah kenapa, saya suka daerah ini. Udaranya ga begitu panas (ga dingin juga). Tempat menyelam ada di depan kamu. Walau pas malam hari, angina dingin berhembus walau di bulan Juli. Mungkin karena sedang musing dingin di Australia.

Makanan murah dan halal bisa kamu dapatkan di dekat harbor (pelabuhan kecil). Dari sini kamu bisa menyeberang ke Gili Trawangan dan Lombok.

Pas malam hari, kamu bisa melihat langit yang dipenuhi bintang. Jarang-jarang nih saya bisa melihat indahnya langit di malam hari. Saya juga ga takut untuk menjelajahi daerah sekitar di malam hari. Jadi saya cukup menikmati perjalanan saya di daerah ini.

Kalau kamu backpackeran, kamu bisa naik Perama shuttle bus ke sini.

> klik di sini untuk peta Padang Bai

AMED

Amed berjarak sekitar 3-4 jam berkendara dari airport. Saya mengunjungi daerah ini dengan keluarga. Suasananya not bad, tapi cukup sepi dan gelap di malam hari.

Di Amed, ada tempat yang bagus banget untuk snorkeling, yaitu Pantai Jemeluk. Ini pertama kalinya saya bisa snorkeling langsung dari pantai. Lokasi ikan dan karangnya ga jauh loh. Hanya berenang 1 menit dan kamu akan disambut indahnya terumbu karang dan ikan yang berwarna-warni, termasuk ikan-ikan yang biasa saya temui pas diving. Amazing banget deh. Saya ga sabar untuk datang ke daerah ini lagi.

> click here for Amed area map

UBUD

Ubud berjarak 1-1.5 jam berkendara dari airport. Saya belum pernah menginap di daerah ini tapi sering berkunjung untuk belanja atau wisata kuliner.

Pemandangannya memang masih asri di beberapa tempat. Kamu bisa jumpai hutan penuh pepohonan dan persawahan. Selain itu, jalan utama mereka dipenuhi tempat nongkrong dan makan.

Yang saya suka di Ubud yah pas belanja di Ubud Art Market dan Pasar Sukawati. Harganya jauh lebih murah dari Art Market di Kuta. Tapi jangan lupa untuk menawar hingga 70%!

> klik di sini untuk peta Ubud 

NUSA LEMBONGAN

Nusa Lembongan berjarak 40 menit berkendara dari airport ke Sanur plus 40 menit naik fastboat. Yep, Nusa Lembongan adalah pulau yang terpisah dari daratan Bali.

Setelah beberapa kali rencana ke sini gagal, akhirnya saya menginjakan kaki di pulau yang katanya indah sekali. Dan memang benar, di sini bagus banget dan masih ‘laid-back’ kalau kata para turis asing. Suasananya berasa seperti tinggal dengan penduduk Bali, tidak ada hiburan malam, jam 10 udah sepi di sini.

Anyway, saya paling suka menghabiskan waktu di pantainya Mahagiri resort dan di Mushroom Bay. Pemandangannya tak bisa dijabarkan dengan kata-kata! Beda dengan Bali. Agak mirip seprti waktu ke Gili Trawangan tapi di sini da serame di Gili Trawangan.

Oh ya, kalau kamu ke sini, tolong diingat bahwa segala sesuatunya jauh lebih mahal daripada Bali, termasuk makanan, akomodasi, transportasi. Lalu jangan berharap kamu mendapatkan kualitas layanan seperti di Bali walau sudah bayar mahal. Ini bukan karena mereka tidak suka turis lokal, tapi karena memang taraf pelayanannya dan harganya berbeda.

> klik di sini untuk peta Nusa Lembongan


DAFTAR TIPS EKSKLUSIF SAYA:
THE BEST – THE WORST – THE MOST
MY FAVE – MY BUCKET LIST

Setelah kamu mengenal daerah wisata Bali, berikut ini saya akan sharing tips eksklusif seputar daerah wisata yang wajib dikunjungi dan sebagainya.

Photo by rawpixel.com from Pexels

DAERAH WISATA BALI TERBAIK UNTUK DIJELAJAHI:

  • – Ubud
  • – Tanah Lot
  • – Nusa Lembongan/Nusa Penida

Daerah ini cocok banget dikunjungi bagi kamu yang baru pertama kali ke Bali. Biasanya paket daily tour di Bali sudah termasuk ke daerah-daerah ini. Selain daerah ini, kamu juga bisa langsung ke Nusa Lembongan atau Nusa Penida untuk merasakan langsung kehidupan di pulau.

DAERAH WISATA BALI TERBAIK UNTUK KELUARGA:

  • – Seminyak
  • – Sanur
  • – Canggu
  • – Nusa Lembongan

Daerah ini jauh dari crazy Kuta dan memiliki pantai yang indah. Kamu juga akan mudah mencari makanan lokal untuk keluarga dan anak-anak.

DAERAH WISATA BALI YANG SEBAIKNYA DIHINDARI KELUARGA: Kuta, khususnya yang dekat dengan daerah hiburan malam (Bali Bomb Monument).

Kenapa? Pertama daerahnya macet jadi akan makan waktu lama di jalan kalau bawa mobil. Lalu suara klub malam terdengar hingga jam 3 pagi. Banyak orang mabuk di jalan juga di malam hari. Saya pribadi, saya tidak mau anak saya melihat semua ini.

DAERAH WISATA BALI TERBAIK DAN TERBURUK UNTUK MENGINAP : …

Bagian ini cukup sulit untuk dijawab karena saya yakin setiap orang punya pilihan yang berbeda. Jadi secara singkat, bila kamu suka daerah yang sepi, maka Sanur, Nusa Lembongan, Candidasa, Amed, Lovina adalah pilihan yang terbaik. Bila kamu backpackeran, maka menginap di Poppies Lane 1 atau Poppies Lane 2 cocok untuk kamu. Bila kamu suka tempat yang elit, maka Seminyak, Petitengget, Nusa Dua akan cocok dengan kamu. Dan bila kamu suka menjelajahi alam bawah laut seperti saya, maka kamu cocoknya menginap di Tulamben, Amed, Candidasa (dekat Tulamben/Amed), Nusa Lembongan, Nusa Penida, dan Lovina (dekat Menjangan).

Kalau tempat yang harus dihindari untuk menginap, imo tempat ini adalah Kuta. Saya tahu saya bisa menemukan apa yang saya suka di daerah ini. Namun saya tidak suka dengan perlakuan yang saya terima oleh karyawan di beberapa hotel yang pernah saya tinggali.

DAERAH WISATA BALI PALING SEPI:

  • – Candidasa
  • – Amed
  • – Lovina

DAERAH WISATA BALI YANG MASIH ASRI/”LAID-BACK”: Nusa Lembongan

Kamu harus mencoba merasakannya sendiri karena alasan saya agak susah dijelaskan dengan kata-kata.

DAERAH WISATA BALI PALING CRAZY: Kuta

Kalau kamu dengar orang bilang Kuta itu gila, sebaiknya percaya saja. Karena terkadang (banyak kali), daerah ini memang cukup crazy! Walau speerti yang saya tulis sebelumnya, saya tinggal di daerah ini kalau lagi backpackeran ke Bali dan suka dengan hiburan malamnya.

Photo by Skitterphoto from Pexels.com
Photo by Skitterphoto from Pexels.com



DAERAH WISATA BALI FAVORIT SAYA:
  • Legian
  • Seminyak
Kedua daerah ini memiliki apa yang saya mau. Makanan enak dari yang murah sampai mahal. Pemandangan sunset yang indah. Ada banyak budget hotel. Plus bisa jalan kaki kalau mau hangout malam-malam di Kuta. Jadi saya usahakan menginap di daerah ini kalau ke Bali.
MY BUCKET LIST:
Daerah wisata di Bali yang ingin saya kunjungi atau jelajahi lebih jauh adalah:
  • Nusa Penida
  • Nusa Ceningan in Nusa Lembongan
  • Ubud
Kira-kira ini semua yang bisa saya sampaikan seputar Daerah Wisata Bali di postingan Tips Terlengkap Liburan Ke Bali ini. Saya akan update bila ada yang baru. Kalau kamu sudah mengunjungi Bali atau memiliki daftar Tips Eksklusif pribadi, silahkan di sharing di kolom komentar di bawah ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *